8/30/17

Saya dan saat ini

Saat ini saya adalah perempuan yang terus belajar tentang hakikat dan makna kehidupan yang sesungguhnya perlahan waktu menjadi guru terbaik mengajarkan banyak hal tanpa harus menerangkannya membuat saya paham tanpa harus memperjelasnya sekarang saya adalah perempuan yang beranjak meninggalkan keremajaan dan terus mempertahankan jati diri yang sudah kutemukan entahlah apakah diri saya saat ini adalah diri saya dua puluh tahun kedepannya atau masih berubah-berubah saat kewajiban kewajiban berderet deret mendatangi saya

Kini kewajiban baru makin terus menumpuk kewajiban yang perlahan menanam mimpi mimpi saya sebelumnya sekarang mimpi ke bulan itu seperti sebuah kemustahilan padahal dulunya jangankan ke bulan meraih bintang pun akan saya lakoni tetapi kewajiban saat ini hanya berfokus bagaimana mengahsilkan uang lalu mampu membiayai kehidupan di zaman ini kewajiban yang baru dan makin terperbaharui seiring jalannya waktu

Saat ini kewajiban yang lain adalah melawan egois yang terus menetas di nafsu agar tak menyelesaikan apa-apa saja yang seharusnya terselesaikan seperti skripsi yang tak tersentuh sama sekali atau kewajiban untuk terus menambah ilmu dan pemahaman yang baru, saya menaruh curiga tentang hidup saya yang akan begini saja seterusnya

Tetapi tiap kali menatap langit di setiap harinya membuat saya yakin kalau ketetapannya telah sangat di tetapkan olehNya maka dari itu kuhabiskan terus menerus dua puluh empat jam dalam sehari dan saya yakin suatu pagi nanti mimpi ke bulan itu nyata

Aku dan kewajiban saya saat ini menjadi guru les yang baru untuk kedewasaan saya di masa yang akan datang

Entah itu benar atau tidak tapi saya yakin 'iya'

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ku ingin ke jogja

Lebih baik tak pernah ada temu dari pada harus merindu berjumpa Lebih baik tak ada kenangan dari pada lelah harus terus mengenang Tidak  Leb...