3/31/14

Jujur saja

Jujur saja
kalian yang ingin memimpin 
ada yang sedang dimimpikan
entah kemajuan yang nyata
atau keuangan yang nyata

jujur saja
terbungkus dengan aman 
kalian ingin jauh lebih tenang
memasang senyum paling menipu
dipingkir lalung lalang 

jujur saja
kalian yang sedang berjanji
seolah olah janji teman sebaya
yang sudah tak mungkin terjadi
namun bodoh ada yang percaya

jujur saja
kalian seperti memainkan drama 
dalam bangsa yang terus tertipu
dan kalian yang tertipu selalu saja
ingin tertipu dengan tipuan lain

jujur saja
tak ada kepastian di tengah
jarum janji di padang pasir
bangsa ini sudah menjadi
sebuah naskah tertata rapi



Mereka Yang Pindah

Hari in mereka pindah mengeluarkan semua isi rumah dan menuju tempat yang baru dengan suasana yang baru mereka memiliki keluh dalam batin mereka namun tertutup dengan hembusan kepaksaan dan keharusan mereka tak ingin pindah namun semua menjadi catatan baru tentang keadaan saat ini 

yaitu mereka yang harus pindah, saat ini banyak hati yang terjaga setiap malam menanti kapan mereka dipindahkan dan itu termasuk saya, saya terus bertanya pada ladang sawah samping rumah yang mulai perubah menjadi proyek tumpukan tanah tanah galihan yang berharga malah 

mereka yang pindah harus membongkar rumah yang berdekade dekade mereka rasakan kebersamaannya yang punah sekejap oleh mereka yang merasa memiliki hak hak yang baru 
mereka yang oindah harus pindah dan menjauh dan akan memasuki wilayah yang tak nyaman hati.

3/30/14

Jangan Marahi Dirul


Aku tahu di posisi itu
Dimarahi dinasehati ditegur diceramahi diperingati dikasihtahu disuruh dibully dan diejek-ejek seolah kita yang paling bodoh dan tolol tingkah laku yang serba salah perintah yang selalu salah dan kepribadian yang selalu salah hingga tak ada lagi kebenaran.
aku tahu di posisi itu
ingin berbicara kalaulah jangan marah jangan ngebully dan nasehati secara perlahan namun itu sudah terlambat, dengan bungkusan tingkah yang mengundang emosi amarah malah hadir lebih dulu dan itu sangat menyedihkan dan kalian pasti tahu di marahi dan memarahi sama sama tak enak

Jangan marahi Dirul yang sudah besar namun tak tahu berbuat apa apa karena ini salah kalian yang tak cerdas mendidik dan hanya numpang melahirkan satu jiwa lalu kalian tinggalkan dan lupa menawarkan kebijaksanaan kepandaian menalar dan mengetahui apa yang musti dilakukan
jangan marahi dirul karena ia memang tak tahu ini dan itu walau usia sudah banyak terhitung ini gara gara kalian yang luput mengajarkan hal terkecil saat dia kecil namun kalian mengajarkan hal yang besar saat dia masih kecil jadi ini sepuhnya salah kalian, kalian orang tua dan orang sekitar
jangan marahi dirul karena aku juga punya bagian dari dirul melihatnya tumbuh dari emosi ke emosi hingga saat ini kalian jerah emosi dan dirul masih betah bermain dengan emosi karena bawaan kecil yang kalian tanamkan, jadi jangan marahi dirul tapi marahi diri kalian.

Mengenang Sami Priences Turtle


aku dan sami

sami adalah dia yang ingin ku kenal lebih jauh namun dengan begiti cepat berlalu tanpa aku tak menyebut namanya sama sekali, hanya mengenang merindu dan mengkhayalinya setiap detik hingga ku lenyap di tengah tangisan sami adalah Ayah , Ayah adalah sami

aku dan priences

aku selalu mengakui kalaulah putri tuan putri adalah aku namun itu cukup dalam bunga tidur aku saja setelah pisau mengores tangan aku dan membangunkan aku tentang kejamnya kehidupan tentang pentingnya kekuatan dalam kenyataan
dan aku bukanlah priences yang ada dalam dongeng anak kecil itu namun aku putri dari Ayah dan Ummiku yang cukup mereka yang tahu

aku dan Turtle

Kura-kura yang lemot ngaaret dan bisu aku bukanlah aku yang turtle namun terkadang aku bisu melihat kenyataan yang musti aku lalui yang harus aku lewati demi lembar per lembar aku tidak lemot tapi aku terkadang ngaret korupsi waktu yang di berikan Tuhan

3/29/14

Melawan Lupa

     Ingin sekali aku menahan lupa 
hingga tak pergi menjauh
sedalam kata lupa 
namun jemari tak mampu
tak bisa mengenggam kenangan
hingga lupa membungkus
titik titik asa dalam khayal

ini kisah pencarian
mencari kenangan yang memudar
kini abu abu membasahinya
ingin ku kembalikan 
seperti semula
namun telunjuk tak mampu
tak mampu menunjuk pikiran
atas kejadian yang lalu
yang sudah berlalu

hasrat mengingat kini berbalik
menjadi arah yang terlupakan
kemana puing puing manisan itu
atau mengapa kulit buah 
itu mengering
aku hanya ingin satu hal
aku pinta lawanlah
lawanlah lupa 
agar kalian tetap mengingatku
melawan lupa 
agar aku mengingat kalian

melawan lupa 
hingga aku benar benar
terlupakan, bersama waktu
akan meng-abu abukan
cerita kita cerita aku
dan cerita kita bersama

aku ingin 
aku hanya ingin
kalian melawan lupa
 tentang masa lalu
tentang kejadian yang lalu
tentang orang orang yang lalu
tentang aku


Diskusi Blackberry

Kini pak Rahmat kembali memberi tugas yang unik dan memutar otak dalam dalam kalo dulu tugas final adalah foto Levitasi yang merongoh kocek Rp.20.000 $$$$$ kini kembali memberi tugas berdiskusi dengan materi yang unik "BBM" mungkin tidak unik buat mereka namun lucuk buat saya harus membuat Pawer point asal usul BB dan pencipta BB ya ampun ini mata kuliahnya Dasar dasar komputer emang BB sudah menjadi dasar BB yah ??? Maybe no maybe yes!
Apa lagi kelompok saya hancue sehancurnya yang malas dateng ngitu hikss :((
kok malah curhat ini mau ngasih tahu bahan diskusi BB ,,,, celidot

Blackberry dikembangkan oleh sebuah perusahaan canada yang hingga saat inipun, tidak banyak orang yang mengetahui namanya. Sangat berbeda denga Nokia dan Motorola ataupun microsoft yang namanya dikenal luas, pembuat blackberry adalah perusahaan yang bernama Research in Motion.

Didirikan oleh seorang imigran yunani di kota waterloo, kanada. Pendiri Research in Motion, Mike Lazaridis dilahirkan di Turki, membangun sebuah pemutar rekaman dsi Lego pada umur 4 (empat) tahun, sebuah radio pada umur 5 (lima) tahun, dan berkuliah di Universitas Waterloo.Dia memilihg drop out SETELAH memenangkan kontrak senilai 560 ribu US Dollar. Para pesimis mengasumsukan bahwa pesaing besar akan menenggelamkan produk blckberry dengan membanjiri pasar dengan produk yang serupa. Namun hingga saat ini, tidak ada satupun perusahaan seperti nokia, motorola atau bahkan microsoft yang sanggup membuat pesaing blackberry.
Keunggulan blackbery adalah mempunyai penampilan yang sangat bersabahat dan bisa selalu terhubung, jadi dimanapun anda, anda bisa selalu mengakses email (saat ini Facebook, Blogging, dll dll). Sejak peluncurannya pada tahun 1999, blackberry telah meraup lebih dari 8 juta pelanggan di seluruh dunia.
Sejalan dengan peningkatan kemampuan layanan komunikasi seluler, blackberry pun ikut terangkat. Dan dengan makin turunnya biaya komunikasi, pada akhirnya BlackBery menjad sebuah fenomena (saat ini kayaknya di Indonesia juga lagi demam Blackberry, anak – anak muda mulai pakai alat ini yah buat nge-blog dan Facebook-an).
Gomawo,,, sedikit info ajja :)


Belajar merangkai kata

Kini Saat matahari pagi memberi salam
aku hanya terdiam dan tal menjawab
dan disaat embun berdiskusi mesra
aku malah menatap dengan nalar

hembusan pagi seolah tak ada
malah pagi itu bernama siang
mengapa tak ada lagi kicauan
yang merdu dan alarm ayam

sungguh ironis pagi yang hilang
meletakkan sepucuk surat
buat sang siang hari
bertuliskan "sore akan tiba"

akan kemana para jadwal
jadwal yang sudah teratur
tentang matahari di pagi hari
yang kini berubah menjadi siang

aku merindukan pagi itu
pagi yang membesarkan aku
embun yang menyadarkan aku
tentang sinar matahari berlalu

aku merindukan pagi itu
pagi sejuk dihiasi syukur
atas nikmat di hembuskan
nyawa yang telah melayang

aku kembali merindukan pagi
pagi yang selalu menemani
catatan kecilku dengan nikmat
namun kini sudah berubah
menjadi siang yang angkuh


Mimpi buruk lagi

Aku kembali terbayang bayang mimpi semalam ...
seseorang dengan tubuh yang menakutkan memengak golok yang tajam dengan wajah yang geram ini membuat aku semakin takut dia terus melototiku dan mulai mengoyah goyahkan golok yang besar itu aku sudah pasrah nyawa ditangannya , aku tak tahu mengapa ia begitu marah denganku kumencoba mendekati pintu alhasil temannya yang tak kalah menyeramkan menahan pintu itu aku mati kutu pasrah tak tertolong.

mengapa aku mimpi seburuk itu? sebelum tidur aku hanya melihat kontestan idol menyanyi dan itu bukan hal yang meyeramkan yang musti masuk didunia mimpi berubah seburuk itu .
apalagi akhir khir ini selalu saja ada bayangan yang selalu melintas di ujung mataku dan selalu kua anggap berhalusinasi , ada apa denganku berubah menjadi seram begini satu hal yang membuatku salah aku terperangkap dalam drama "who are you" drama korea yang sangat menyeramkan dan bisa melihat hantu, tapi aku hanya memutarnya 13 menit dan mengakhirinya karena takut berlanjut tidak baik ..

dan mimpi buruk itu datang lagi
dengan membaca Doa aku berharap itu semua hilang namun ternyata tetap hadir :((

3/25/14

Artikel Faforit



Dari kaca spion saya melihat mata supir taksi itu berkaca-kaca. Merasa tidak percaya pada apa yang saya lihat, berulang-ulang saya mencuri pandang untuk meyakinkan apakah saya tidak salah lihat?
Ternyata benar. Bahkan matanya mulai memerah. Air mata bergenang di pelupuk matanya. Sungguh pemandangan yang sama sekali tidak terduga. Apa yang terjadi?
Hari itu saya baru pulang dari Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.  Begitu mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, saya langsung pesan taksi menuju rumah. Dalam perjalanan tidak ada yang istimewa. Pikiran saya hanya ingin agar segera sampai di rumah, mandi, lalu berbaring di tempat tidur sambil membaca buku atau menonton televisi. Karena itu saya tidak terlalu memperhatikan supir taksi yang duduk di depan saya.
Sepanjang jalan, mata saya juga lebih sering menatap keluar jendela, memperhatikan hiruk pikuk lalulintas. Pada kesempatan seperti ini, saat tidak menyetir sendiri, selalu saya manfaatkan untuk mengamati sekeliling dengan lebih detail. Banyak hal yang terlewatkan jika saya sedang konsentrasi menyupir.
Tiba di sebuah perempatan lampu merah, taksi mulai merayap terjebak macet. Mata saya mendadak tertumbuk pada seorang pedagang asongan yang menjual mainan anak-anak. Bukan mainannya yang menjadi perhatian saya, tetapi fisik laki-laki setengah baya itu.
Dia tidak memiliki lengan dan jari tangan. Kedua tangannya hanya sebatas siku. Jalannya terseok-seok. Tadinya saya bercuriga itu hanya akting semata untuk membangkitkan rasa iba orang-orang yang melihatnya. Tetapi ketika saya perhatikan lebih seksama, dari balik celana pendeknya tersembul kaki dari kayu. Rupanya laki-laki berkulit legam itu menggunakan kaki palsu.
Ketika taksi yang saya tumpangi tepat berada di hadapan laki-laki itu, saya meminta supir taksi berhenti. Tanpa menawar saya membeli empat mainan yang dijajakan laki-laki itu. Semua berjalan sangat cepat. Setelah itu taksi meluncur kembali menembus kemacetan.
Kepada supir taksi saya menanyakan apakah dia punya anak laki-laki.  Saya lalu memberikan satu mainan yang baru saya beli kepadanya ketika dia mengatakan punya satu anak laki-laki.
“Mengapa Pak Andy membeli mainan sebanyak ini dan tidak ditawar?” tanya sang supir taksi. “Tadi itu harganya terlalu mahal.”   Saya terkejut ketika dia menyebut nama saya. Dengan topi yang saya kenakan, saya pikir dia tidak mengenali saya. Kepadanya saya jelaskan tujuan membeli bukan karena membutuhkan mainan itu, tapi tujuan saya lebih untuk menolong pedagang asongan tadi. Saya melihat walau secara fisik dia cacat, penjual mainan itu tidak mengemis tetapi mau bekerja. Saya bilang tidak perduli kalau ada yang mengatakan apa yang dilakukan pria itu hanya modus mengemis gaya baru. Bagi saya, karena ada barang yang ditawarkan,  maka ada usaha yang dilakukan laki-laki itu. Dia bukan cuma menadahkan tangan.
Prinsip itu saya jelaskan kepada sang supir karena saya tahu tadi dia memperhatikan ketika saya tidak bereaksi melihat sejumlah pengemis yang mangkal di lampu merah. Dia lalu menanyakan saya baru pulang dari mana.
Dengan bersemangat saya bercerita baru saja bertemu seorang anak hebat di Lombok. Namanya Lalu Abdul Hafiz, murid kelas satu SMA Negeri Praya. Walau lahir dari keluarga miskin, Hafiz memenangkan olimpiade fisika di kotanya dan juga meraih medali perunggu untuk olimpiade astronomi internasional di Kyrgiztan. Sebelumnya dia sudah menorehkan prestasi dengan menyabet penghargaan utama lomba fisika di kotanya.
Prestasi yang diraihnya, yang membawa harum nama bangsa itu, ternyata belum mampu mengubah nasib keluarganya. Hafiz dan kedua orangtuanya tetap hidup sederhana seperti sediakala. Rumahnya tetap sebuah gubuk berdinding bambu dan atap alang-alang. Sekarang direnovasi dengan uang Hafiz, jadi berdinding bata dan genting. Tapi dindingnya belum diplester, jendelanya belum berkaca, dan lantainya belum berubin. Kalaupun ada bedanya, sekarang Hafiz tidak perlu membayar uang sekolah karena mendapat beasiswa dari Pemda setempat.
Sebelum berangkat ke Lombok, saya mendapat kabar Hafiz sudah tidak tertarik lagi ke perpustakaan sekolah karena semua buku yang dia butuhkan sudah habis dia baca. Untuk memenuhi rasa ingin tahunya tentang ilmu perbintangan, remaja bertubuh kecil kurus ini lebih banyak mengakses internet di warnet. Kadang pinjam laptop temannya. Guru fisika juga mengaku kewalahan karena Hafiz tidak pernah puas mencari tahu semua hal tentang astronomi.
Semangat belajar Hafiz yang luar biasa itulah yang mendorong saya dan tim Kick Andy untuk berkunjung ke sekolah Hafiz. Kami berniat memberi sebuah laptop agar anak cerdas ini dapat mengoptimalkan minatnya menekuni ilmu perbintangan.
Saya terus bercerita dengan penuh semangat. Saya tidak memperhatikan reaksi sang supir taksi. Sampai kemudian mata saya secara tidak sengaja tertumbuk pada kaca spion. Di situ saya melihat mata supir taksi itu  memerah dan berkaca-kaca.
Saya tanya mengapa matanya berkaca-kaca, sang supir lalu menjelaskan bahwa cerita tentang Hafiz dan bantuan laptop itu menyentuh hatinya. Ternyata dia mengaku sudah lama selalu mengikuti program Kick Andy di Metro TV. “Karena program ini berempati pada nasib rakyat kecil,” ujarnya. “Di jaman seperti sekarang ini kok masih ada orang-orang yang mau menolong rakyat kecil seperti kami ini,” dia menambahkan.
Sungguh mati saya tidak pernah menyangka sore itu akan bertemu  seseorang yang mengaku tersentuh hatinya oleh apa yang dilakukan Kick Andy. Apalagi pengakuan itu datang dari seorang supir taksi. Sang supir lalu dengan lancar menceritakan kisah-kisah yang pernah diangkat di Kick Andy, yang berkaitan dengan “rakyat kecil”.
Sampai sekarang pertemuan dengan supir taksi itu sangat membekas dalam ingatan saya. Sama membekasnya dengan peristiwa seorang supir mobil sewaan memeluk saya di Bali beberapa tahun lalu. Supir itu mengaku gara-gara menonton Kick Andy nasibnya berubah.
Laki-laki asal Bali itu mengaku mobil yang disupirinya itu miliknya sendiri. Sebelumnya dia hanya bell boy di sebuah hotel. Pada waktu menonton salah satu episode di Kick Andy, dua tahun lalu, dia memutuskan berhenti sebagai bell boy. Dia lalu mencari pinjaman kesana kemari untuk membeli sebuah mobil kijang bekas. Mobil itu lalu dia sewakan dan dia supiri sendiri.
Setahun kemudian, berpatungan dengan temannya, mereka membeli satu lagi mobil bekas. Bisnisnya terus berkembang. Sampai pada saat bertemu saya di Bandara Ngurah Rai, dia sudah punya empat mobil. “Gara-gara nonton Kick Andy hidup saya berubah,” ujarnya. Sebagai ungkapan terima kasih, dia memeluk saya erat-erat.
Kejadian-kejadian kecil semacam itu membuat saya sering termenung. Begitu berartikah apa yang dilakukan Kick Andy bagi mereka? Saya tidak bisa menjawab. Tetapi, yang pasti, kejadian-kejadian kecil itu menambah semangat saya untuk terus berbuat. Baik melalui program Kick Andy maupun Kick Andy Foundation.

Sumber : http://kickandy.com/corner/5/21/2112/read/Kejadian-Kecil.html

3/23/14

Mimpi Buruk

Semalam saya tidak bida tidur setiap menutup mata malah adengan adengan yang menyeramkan masuk ke dalam mimpi saya, mimpi bertemu setanlah bertengkarlah dan semua hal yang menyeramkan mungkin karena sebelum tidur nonton drama horor di trans7 stelah itu mendegar acara TV Misteri tukul dan inilah kenyataannya mimpi buruk bahkan yang lebih buruknya saya mimpi ada yang mukul kaki saya sakit sekali bangun bangun bekas cakar tiga garis sudah ada dikaki saya, sangat perih dan ada darahnya kata orang saya sendiri yang ngaruk tapi tidak sadar kebetulan kuku saya memang lagi panjang tapi kata yang lain saya di nganggu syetan, saya tidak tahu yang benar yang mana yang jelas semalam saya emang mimpi berantem sama syetan yang lagi nganggu saya pukul eh dia malah nyekek duluan tapi itu hanya mimpi, apapun itu kenapa pun bisa mungkin gara gara saya penghuni baru malam itu di kamar yang kutempati :((

Intinya setiap tidur yakin semua aman aman saja dan bertawakkal pada Tuhan Allah SWT

3/21/14

Tired Bored

Kapan sih manusia itu ngak bosan?
kapan sih manusia itu diam?
kapan manusia mau bersyukur?

#kata manusia buat diri saya sendiri
ada keluhan yang terus menerus keluar menyiksa hari hariku
sering kali saya berkata dalam hati :

"when I tired to undergo bored and spend time God gave to me, why should wait in order to feel the boredom was tired, tired to be honest bored : ("

Oh Tuhaaaan : Apakah Saya termasuk manusia yang merugi? yang selalu menyia nyiakan waktu hanya untuk mengeluh bukan untuk bertafakkur pada Mu ?

jika itu yang benar saya mohon berikanlah HIDAYAH_MUuuuuu :)

Satu Dekade

Tanggal 18 kemarin saya mengantar keponakan saya menghadiri wisuda TPA yang diadakan di Masjid al - Markaz maros yang membuat saya tercengah 10 tahun yang lalu saya berada di posisi keponakan saya kini balikan mereka yang di wisuda yang membuatnya seru ada orang orang yang tetap di pekerjaan yang sama selama 10 tahun bahkan dia yang menemani saya dulu wisuda namanya Athirah kak Athirah sih tepatnya namun cuma beda setahun, dulu dia yang menemani saya dan kini dia masih tetap menemani anak anak yang mau wisuda ada juga yang dulunya bukan siapa siapa kini malah menjadi guru mengaji, kalau saya mengulang 10 tahun itu akan ada banyak lagi kisah yang lucu menurut saya, teman teman TPA yang bermacam macam watak ada yang membenci saya dan ada juga kok yang akrab dengan saya "mereka semua ada di mana yah?" ada Gio yang selalu nyembunyiin sendal saya dan ada Astrid yang selalu bawa buah applenya buat saya mereka semua pasti seudah dewasa dan saya ingin sekali bertemu kembali dengan mereka, dan saya tahu mereka pasti masih berdomisili yang sama, masih sama sama tinggal di maros tapi tahu rumah mereka saja ngak tahu.

10 tahun yang lalu ada banyak cerita monyet yang saya rasakan bukan hanya itu namun pengalaman menurut saya sudah banyak " ada yang namanya hilang di telan waktu" mereka semua menjauh seirama dengan lamanya waktu berpijak , dan saya tahu kini kenangan yang sangat mustahil terwujud yaitu bertemu kembali walau akan ada keajaiban yang baru, putris kamu dimana? Azhari kamu ngapain? apakah mereka memiliki pertanyaan yang sama atau berbalik dengan yang kurasakan, tapi saya yakin mereka semua yang sempat mengenal saya dan yang singgah diselah jam masa kecil saya masih mengingat saya hingga detik ini walaupun ini data pribadi saya.

satu dekade ini memberikan banyaak pertanyaan tentang keberadaan dan keberadaan.

3/13/14

Jika Aku Di Sisi Sisi

Jika aku berada disisi temanku yang kini semakin menjauh seiring jarangnya kami bertemu mungkin pula akan ada cerita bahagia dan akan ada pula kebosanan, jika aku disisi Fika dan Miftah teman yang sedang kuliah kebidanan mungkin aku akan selalu di tinggal karena praktek yang mereka buka atau latihan latihan dan seminar lainnya yang tak mungkin aku ikuti

jika aku disisi Farida dan Tyaa sisa teman yang masih memperjuangkan pengabdiannya di tempat yang berbeda ada di kota Manado dan Maros mungkin aku akan terus terus menyuruh ummiku mengambilku keluar karena aku sudah tidak sanggup untuk mengabdi dengan alasan terlalu lama terlalu capek terlalu banyak aturan maunya cepat kuliah maunya ada di rumah maunya bebas dan kini kembali ku rindukan dan sekilas ingin ku ulang

jika aku disisi Hajrah yang tak jelas namun berada di kota metropolitan ibu kota Jakarta, mungkin ada rasa kagum dan bangga namun itu sesaat saat uang menipis dan tak ada kerjaan seolah waktu kembali menjadi mosnter yang selalu menggoda minta pulang sungguh hati tak akan tenang tanpa seseorangpun keluarga di sana, haje memang keren

jika aku disisi Warah mungkin aku mengulang 7 tahun masa santriku jauh dari handphone jauh dengan keluarga dan dekat dengan aturan yang banyak dan pelajaran yang Bhs.Arab terus menerus aku bakal teriak bersama diaryku yang sudah berbuku buku dan malah membenci pelajaran dan kembali menyalahkan waktu

jika aku disisi Ifa baru baru saja melepas pengabdian rasanya mantap sekali namun sehari hari di hantui rasa kebersamaan mengenang ngenang saat bersama suka duka mengakibatkan Rindu setengah mati mau kembali juga canggung bahkan yang fokus di fikirkan ambil jalan kuliah atau langsung kerja sungguh membingunggakan namun semua berjalan apa adanya

jika aku disisi Nanna walau kami sama sama kuliah mengambil jurusan Agama kalau dia mengambil PAI saya malah ambil syari'ah namun yang berbeda saya dirumah sendiri dan nanna musti kembali merantau dari rumah halaman sendiri menuju bulukumba dan butuh liburan yang agak panjang untuk bisa kembali ke tenggara, aku tahu dia pasti kangen nuansa rumah dan tentunya keluarga dekatnya

Jika aku disisi Adibah yang berkuliah di Unhas pusat perkuliahan di sulawesi selatan mungkin aku bangga jadi anak unhas dan jurusan Bahasa Inggris itu sangat keren, namun sehari hari bolak balik maros unhas mungkin cukup melelahkan dan terkadang bosan apalagi kalau buru buru pergi pagi dosen malah izin namun kuliah di unhas itu memang keren "itu cita cita aku yang dulu tapi mungkin S2 baru ada jalan"

jika aku disisi Umem Bumil wah aku "speccless" mungkin membahagiakan mungkin berat tak sanggup aku menalarnya musti dirasakan dulu atau wawancara khusus

dan jika aku disisi ILahi aku sangat mengharapkan Doa kalian yang aku anggap sudah disisku.

3/11/14

Memory lama

Aku menemukan memory lama yang terselib di buku masa pengabdianku entah mengapa alasannya aku menyimpannya di buku tidak memasangnya di hape ataupun mp lainnya mungkin kebanyakan memory card hingga lupa kalo disini ada yang sedang bersemedi, saat ku buka isi memory itu duaaarr flashback menyerangku foto-foto lama beserta beberapa lagu yang kembali mengingatkanku tentang perjuangan, tentang persahabatan,tentang kamu dan tentang masalah masa lalu semua berkumpul sejenak di fikiranku lalu menjadi sebuah kata yang tercipta ini adalah kenangan yang saat itu aku tak tahu bakal sedalam ini kenangannya dan tak sejauh ini perpisahannya dan aku kembali merindu.

Merindu bersama yang lalu, lalu berjalan dengan irama lagu yang sedang ku putar lagu ini lagu Ayah, lagu ini lagu ketabahan, lagu ini lagu perjuangan dan foto ini , ini saat bertemu dengan mereka , ini foto saat acara ini kelar, ini waktu di kamar, dan ini foto dia yang dulu ku puja tapi ini dahulu kala dahulu kata dahulu kebersamaan yang kini kembali ku merindu

Aku kembali terpesona pada gambar yang tak akanlagi ku lihat tak akan lagi ku foto dan tak akan lagi lagi dan lagi karena dia telah pergi bangunan bangunan masa lalu yang kini menghilang di gantikan bangunan mengah dan indah di sertai nama yang sudah berada, bangunan lamaku sudah di robohkan dan aku melihat masa itu, masa penaruhan batu bersama aku ada saat itu walau cerita peranku sudah cameo terakhir bersama teman temanku

memory lama ini menghadirkan kembali cerita baru tentang waktu yang begitu cepat berlalu waktu yang begitu tak menunggu waktu terus menenggelamkan orang orang yang ingin tenggelam dan tak sadarkan diri,
memory lama itu menuliskan kembali nuansa lama itu walau hanya seketika namun sangat terasa.

3/07/14

Kange"E"en Kali"A"n

Setahun sudah aku jauh dengan kalian setahun juga kita tak pernah bertemu walau hanya saling memberitahu kabar kalian semua, baru aku sadari benar benar aku sudah kehilangan kalian aku berharap suatu saat ada kembali moment bisa bersama kalian, ago itulah kalian yang awalnya aku menganggap aku nodoh bersama kalian aku hampa dengan kalian aku kuno dengan kalian namun sekarang ada keyataan pahit kalo ternyata aku rindu kalian, entah kalian rindi atau merasa kangen dengan aku yang aku ketahui aku kangen dengan kalian semua berharap bisa mendekat walau hanya sesaat, setahun yang lalu musibah itu membuatku terus menangis menganggap ini salahku dan menyalahkan keadaanku aku hilang disaat itu merasa paling tega manusia terjahat namun kini aku malah mencari kalian satu per satu.

itulah pengalaman yang bisa kudapatkan kalau kamu merasa benci sesuatu berhati hati dengan perasaan anda ..

ku ingin ke jogja

Lebih baik tak pernah ada temu dari pada harus merindu berjumpa Lebih baik tak ada kenangan dari pada lelah harus terus mengenang Tidak  Leb...