7/10/20

Terserah

Jika Allah ingin maka akan terwujud walau itu di luar nalar di luar kesanggupan dan terasa tak ada kemungkinan.

Allah maha baik atas segala penjuru hidup ini hadiah hadiah hadiah dan hadiah terus ada walau ku tahu hadiah itu berisikan berbeda-beda kadang tawa dan kadang tangis

Allah maha tahu harus memudahkan siapa dan harus menyusahkan siapa sesuai kesanggupan masing-masing
Tetapi ya Allah..

Keadaan yang sedang di pertontonkan bukanlah sebuah tuntutan malah seolah mencabik sanubari seperti sayatan pisau di ujung jari jemari

Terluka namun tak ada darah
Tersiksa namun tak ada yang memukul
Menangis namun tak ada Isak

Keadaan ini membuat hati ini hancur
Bukan masalah siapa yang benar tetapi malah hati seorang pemimpin
Yang tak sanggup hati ini menyaksikan kegelisahan yang kian mencambuk

Hentikan!

Terserah soal sengketa
Asal jangan singkirkan hati nurani
Terserah tanah ini milik siapa
Asal Jangan ada kata 'Ah'
Terserah siapa pihak ketiga
Asal jangan ada kedzaliman
Terserah kalau ini fitnah
Asal jangan menyalahkan orang lain
Terserah jika ini debat sesaat
Asal jangan memberi ruang menghujat
Terserah kalau sudah damai
Asal jangan ulangi lagi
Terserah terserah
Asal jangan ada serakah

Istiqamah hati yang baik cukup lebih Indah daripada Istiqamah tetapi menyakiti sama saja tak ada kebaikan.

7/03/20

Lu ka

Manusia sang tanah yang penuh amarah
Selalu mengutamakan rasa kecewanya dibandingkan asa yang ada seolah-olah seperti longsor yang naik keatas gunung sulit diatur sukar di percaya

Manusia sang tanah yang penuh kesabaran selalu mengijinkan hujan membasahinya lalu sang ombak menutupi wajahnya tak sanggup lagi berkata dan tak sanggup lagi bertahta

Manusia sang tanah yang penuh air mata yang selalu membuka cela agar sang nyawa masuk kedalamnya ia terluka tertarik hingga lupa akan rasa terik

Marah

Kecewa

Luka

Seperti sebuah penghianatan terselubung dalam sanubari menjelaskan begitu rusak roda ini berputar, dengan mudahnya memuji lalu memutar keadaan

Angin kencang tak sanggup berjumpa hujan terlalu gerumuh hatinya berteriak sedangkan mulutnya tertutup petir di ujung lidahnya

Dia itu lelah pura-pura tegar dan baik hati semestinya hatinya tak sanggup menerima segala hal entah itu kebaikan atau keburukan hatinya terbiasa biasa biasa saja

Tak marah
Tak kecewa
Tak terluka

Tapi

Tak pula tertawa
Tak pula ramah
Tak pula menyapa

Dia adalah kesabaran yang tak ada batas dan wajar hanya ada satu kata

Menerima







Suatu hari kau akan kecewa di waktu bersamaan rasa percaya diri kamu runtuh dan kamu merasa tidak perlu menanggapi rasa ini. Itulah sabar

7/01/20

Ku Menangis membayangkan

Ku menangis membayangkan betapa banyaknya nikmat Allah SWT yang kita dapatkan tapi kita malah tak berfungsi sebagaimana mestinya

Aku anak yang tak berbakti sepenuhnya
Aku istri yang tak berbakti sepenuhnya
Aku hamba yang tak berbakti sepenuhnya
Aku pekerja yang tak sebaik seharusnya
Aku teman yang tak sebaik seharusnya
Aku adik yang tak sebaik seharusnya
Aku sepupu yang tak sebaik seharusnya
Aku manusia yang tak sebaik seharusnya

Aku ini apa sih semestinya hal inilah. Yang membuat aku menangis membayangkan betapa banyaknya kesalahan yang aku buat di dunia ini hingga tak ada sedikitpun bekal untuk ke akhirat kelak.

Nikmati nikmatmu putri dan jadilah manusia yang berbakti dan baik.

Itu saja

ku ingin ke jogja

Lebih baik tak pernah ada temu dari pada harus merindu berjumpa Lebih baik tak ada kenangan dari pada lelah harus terus mengenang Tidak  Leb...