5/05/22

jouska

Baru tahu ada namanya jouska hal yang paling sering saya lakukan sejak lama, entah kenapa semakin lama semakin sering berbicara dengan diri sendiri mungkin karena orang yang paling paham akan diri kita adalah diri sendiri.

Kemarin saya dan diri sendiri baik-baik saja lalu siang ini saya kembali menepi mulai menanyakan hal tidak wajar kepada diri sendiri

Sejujurnya yang membuat lelah bukanlah orang lain melainkan diri sendiri dengan ribuan daya ingin mengetahui hal yang tak usah di hiraukan

Biarkan saja angin berhembus ke arah barat ataupun selatan bukan malah memikirkan angin mengapa tak menyentuh saya sama sekali 

Biarkan saja ombak bergulung ke tepi pantai bukan malah menanyakan ombak yang balik arah setelah sampai ke tepian

Biarkan saja semuanya
Itu urusan mereka 
dengan sikap dan sifat mereka
Tidak usah sedih yang terulang
Hanya karena sikap yang mengulas

Karena sekeras apapun kamu mencoba menjadi lebih baik tidak akan ada perubahan sedikitpun di mata orang yang ogah melihatmu baik
Sekuat apapun kamu menjelaskan kamu baik kamu makin mengarahkan kamu jahat di matanya

Maka dari itu saya ucapkan
Selamat tinggal kamu yang berbalik punggung
Dan selamat datang kamu yang tidak akan pernah ada.

Saya dan diri sendiri tidak akan berhenti menjadi lebih baik tapi kemungkinan besar saya juga telah berhenti pura-pura membaik, saya akan memperkenalkan saya adalah orang terbodoh do matamu yang ternyata memanglah sangat bodoh dan akan ku tambahkan sisi buruk yang lain jika kamu membutuhkannya

Putri hari ini kamu membersihkan beberapa buku diary 10 tahun yang lalu dan kamu menertawakan dirimu yang terus-menerus berkeluh-kesah dan catatan hari ini tetap sama kamu tetap mengeluh kamu tidak berubah sama sekali, di buku itu setiap tahun kasus yang kamu keluhkan berbeda tapi kamu terus mengeluh tetapi satu sisi kamu menyemangati dirimu sendiri dengan hal-hal yang membuat kamu lebih semangat.

Hari ini banyak hal yang ingin kamu keluhkan tidak apa-apa putri kamu bisa ceritakan kembali buat hatimu bahagia buat diri kamu semangat dengan caramu kamu jangan malu dengan umur atau apapun ceritakan segalanya

Dahulu almarhum kak iis tempat ceritakan segalanya semenjak beliau pergi ceritamu juga pergi tidak ada satu orangpun yang bisa menerima ceritamu hingga kamu menemukan satu orang yang bisa tetapi kamu masih memilah cerita yang kamu sampaikan, kamu hanya butuh tempat cerita dan di sini tempatnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ku ingin ke jogja

Lebih baik tak pernah ada temu dari pada harus merindu berjumpa Lebih baik tak ada kenangan dari pada lelah harus terus mengenang Tidak  Leb...